BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Petani buah naga di Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, mendapat dukungan energi surya untuk menunjang kegiatan budidaya. PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 44 kilowatt peak (kWp) di kawasan KAWAN PATRA, Kilometer 22.
Bantuan yang diserahkan melalui program Desa Energi Berdikari (DEB) pada Sabtu (31/10/2026) itu juga dimanfaatkan untuk menambah penerangan di sekitar permukiman warga yang sebelumnya minim cahaya pada malam hari.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan pemanfaatan energi surya diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, baik dalam kegiatan pertanian maupun aktivitas sehari-hari.
“Kami ingin energi surya dapat membantu petani merawat harapan dari kebun yang mereka kelola, sekaligus menghadirkan penerangan bagi warga untuk beraktivitas pada malam hari,” ujar Edi dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).
PLTS yang dipasang memiliki kapasitas 44 kWp dan dilengkapi baterai berkapasitas 10 kilowatt hour (kWh). Energi listrik yang dihasilkan digunakan untuk mengoperasikan lampu di area budidaya buah naga yang dikelola kelompok masyarakat KAWAN PATRA.
Penerangan di kawasan kebun diharapkan dapat menunjang kegiatan petani sekaligus mendukung keberlanjutan usaha pertanian. Penggunaan energi terbarukan juga menjadi alternatif pemenuhan kebutuhan listrik untuk kegiatan produktif masyarakat.
KAWAN PATRA merupakan Kawasan Taman Edukasi dan Pertanian Terintegrasi yang dikembangkan sebagai ruang kegiatan produktif warga. Program tersebut melibatkan masyarakat RT 41 Karang Joang, anggota kelompok KAWAN PATRA, serta Balai Penyuluh Pertanian Karang Joang.
Selain untuk mendukung aktivitas pertanian, pemanfaatan PLTS turut diarahkan untuk meningkatkan pencahayaan di lingkungan permukiman. Dengan penerangan tambahan, warga diharapkan lebih nyaman menjalankan kegiatan pada malam hari.
Pertamina menyatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk mendorong kemandirian energi di tingkat komunitas.
Edi berharap masyarakat bersama kelompok pengelola dapat menjaga fasilitas yang telah diberikan agar manfaatnya berkelanjutan.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat. Melalui kolaborasi dengan warga dan pendamping pertanian, kami ingin mendukung tumbuhnya kegiatan produktif serta kemandirian energi di Karang Joang,” katanya. (*/jan)














