BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Isu penyerapan tenaga kerja lokal menjadi perhatian utama dalam Musyawarah Kota (Muskot) XII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Balikpapan yang berlangsung di kawasan Balikpapan Utara, Rabu 8 April 2026.
Momentum ini dinilai strategis untuk memperkuat komitmen dunia usaha dalam membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat setempat.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, menegaskan bahwa Kadin memiliki posisi penting dalam mendorong pelaku usaha agar lebih aktif menyerap tenaga kerja lokal, terutama dari kalangan generasi muda.
Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut tidak hanya sebagai wadah pengusaha, tetapi juga sebagai penghubung antara kebutuhan industri dan potensi tenaga kerja di daerah.
Gasali menilai, pertumbuhan investasi yang terus meningkat di Balikpapan harus dibarengi dengan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menekankan bahwa investasi tidak semata-mata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu menciptakan lapangan kerja yang luas.
“Kami ingin setiap investasi yang masuk benar-benar memberi manfaat langsung, khususnya dalam membuka peluang kerja bagi putra daerah,” ujarnya.
Sebagai mitra kerja di bidang ketenagakerjaan, Komisi IV DPRD Balikpapan, lanjutnya, akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, serta lembaga pendidikan dan pelatihan kerja.
Menurut Gasali, sinergi lintas sektor menjadi faktor kunci dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan.
Dengan koordinasi yang baik, kebutuhan industri terhadap tenaga kerja terampil dapat diimbangi dengan kesiapan SDM lokal yang kompeten.
“Kolaborasi antara Kadin, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting agar pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan pendidikan vokasi dan pelatihan kerja yang selaras dengan kebutuhan industri.
Dengan peningkatan kapasitas tersebut, generasi muda Balikpapan diharapkan mampu bersaing dan terserap di berbagai sektor usaha yang terus berkembang.
Selain itu, Gasali mengingatkan agar pembangunan ekonomi tetap mengedepankan potensi dan kearifan lokal.
Ia berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton, melainkan berperan aktif sebagai pelaku utama dalam pembangunan daerah.
“Anak-anak kita harus punya kesempatan bekerja di kota sendiri. Kita harus siapkan ruang agar mereka tidak perlu keluar daerah untuk mencari pekerjaan,” tegasnya.
Gasali mengapresiasi terbentuknya kepengurusan baru Kadin Balikpapan.
Ia optimistis kepemimpinan baru mampu membawa energi positif dalam memperkuat peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam mendorong investasi yang inklusif dan berpihak pada masyarakat lokal. (*/ADV/DPRD Balikpapan/jan)














