BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Perjalanan menuju sekolah yang dijalani seorang pelajar di Balikpapan berujung duka setelah ia terlibat kecelakaan lalu lintas beruntun di Jalan Soekarno Hatta KM 7, kawasan Batu Ampar, Balikpapan Utara, Senin pagi (6/4/2026).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.30 Wita itu melibatkan sepeda motor, mobil penumpang, dan sebuah truk.
Korban diketahui bernama Dimas Satria Bintoro (18), yang saat kejadian mengendarai sepeda motor Honda CB150R dari arah Samarinda menuju pusat Kota Balikpapan.
Berdasarkan hasil penanganan awal kepolisian, kecelakaan bermula ketika korban berusaha mendahului kendaraan di depannya pada ruas jalan lurus yang memiliki marka ganda sebagai tanda larangan menyalip.
Kasatlantas Polresta Balikpapan MD Djauhari menjelaskan, pengendara mengambil jalur kanan meskipun kondisi jalan tidak memperbolehkan manuver tersebut.
“Korban mengambil lajur kanan untuk mendahului kendaraan yang ada di depannya, padahal di lokasi terdapat garis marka ganda yang tidak boleh dilintasi,” ujarnya.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil Daihatsu Sigra yang dikemudikan Mu’alim (40).
Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan depan tidak dapat dihindari.
Benturan keras menyebabkan korban terpental ke badan jalan.
Sepeda motor yang masih melaju kemudian bergerak tak terkendali hingga kembali menghantam sebuah truk Mitsubishi Fuso yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Setelah benturan pertama, sepeda motor korban masih bergerak dan mengenai kendaraan lain, yaitu truk yang berada di jalur tersebut,” jelas Djauhari.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi mencatat kondisi jalan dalam keadaan baik, permukaan aspal kering, serta cuaca cerah saat insiden terjadi.
Faktor utama kecelakaan sementara diduga karena kurangnya kehati-hatian pengendara saat mengambil keputusan mendahului kendaraan di area terlarang.
Petugas Satlantas Polresta Balikpapan segera melakukan pengamanan lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Informasi kepada keluarga sudah kami sampaikan, dan seluruh barang bukti telah diamankan untuk proses lebih lanjut,” tutupnya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi pengguna jalan agar mematuhi marka lalu lintas dan tidak mengambil risiko saat mendahului kendaraan, terutama di jalur padat dengan arus dua arah. (*/jan)













