BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Upaya menghadirkan ruang publik yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak terus diperkuat Pemerintah Kota Balikpapan.
Pada tahun 2026, dua taman kota resmi masuk dalam daftar lokasi yang memenuhi standar nasional sebagai Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA).
Pengakuan tersebut diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak setelah proses penilaian yang menempatkan Taman Tiga Generasi dan Taman Bekapai sebagai fasilitas publik yang dinilai layak dari sisi keamanan, kenyamanan, hingga unsur edukatif bagi anak.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Balikpapan, Nursyamsiarni, menjelaskan bahwa penetapan tersebut diumumkan pada 26 Maret 2026 setelah melalui beberapa tahapan verifikasi yang dilakukan secara bertahap.
Sebelum penilaian nasional dilakukan, pemerintah daerah lebih dahulu melaksanakan evaluasi internal terhadap kondisi taman.
Tahapan berikutnya dilanjutkan dengan pendampingan teknis secara daring sebelum tim kementerian melakukan verifikasi lapangan.
Menurutnya, aspek yang dinilai tidak hanya menyangkut fasilitas bermain, tetapi juga lingkungan pendukung yang memungkinkan anak beraktivitas dengan aman, memiliki akses yang baik, serta mendukung interaksi sosial secara positif.
“Setiap komponen diperiksa secara rinci agar ruang bermain yang tersedia benar-benar sesuai kebutuhan anak dan memberi manfaat bagi perkembangan mereka,” ujarnya, Kamis, 2 April 2026.
Secara nasional, tahun ini terdapat 18 lokasi di berbagai daerah yang berhasil memenuhi standar RBRA.
Balikpapan termasuk daerah yang menonjol karena mampu menempatkan dua taman dalam daftar tersebut sekaligus.
Keberhasilan itu dinilai sebagai hasil kolaborasi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, pengelola fasilitas, hingga partisipasi masyarakat dalam menjaga fungsi taman sebagai ruang publik yang sehat dan inklusif.
Selain sebagai lokasi rekreasi keluarga, kedua taman tersebut juga dipandang memiliki fungsi penting sebagai ruang belajar sosial.
Anak-anak dapat bermain sambil membangun kemampuan berinteraksi dalam lingkungan yang lebih tertata.
Tambahan dua taman bersertifikat nasional ini semakin memperkuat posisi Balikpapan dalam pengembangan konsep kota layak anak serta mendorong lahirnya lebih banyak ruang terbuka yang berpihak pada generasi muda. (*/jan)














