BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian bahan pokok secara berlebihan.
DPRD Kota Balikpapan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok hingga bahan bakar minyak (BBM) masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan warga.
Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan harga sembilan bahan pokok yang mulai mengalami kenaikan menjelang Lebaran.
Meski demikian, ia menilai peningkatan harga yang terjadi masih berada dalam batas wajar dan belum mengganggu stabilitas pasokan.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu terburu-buru membeli barang dalam jumlah besar karena stok di pasaran masih mencukupi.
Ia mengingatkan bahwa pola belanja yang berlebihan justru dapat memicu lonjakan harga dan berpotensi mendorong inflasi.
“Kami mengimbau masyarakat tetap berbelanja sesuai kebutuhan saja. Jangan sampai karena panik, justru membeli secara berlebihan yang bisa mempengaruhi stabilitas harga di pasar,” ujar Fauzi, Selasa 10 Maret 2026.
Ia menjelaskan Komisi II DPRD Balikpapan telah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Kota Balikpapan untuk menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna menjaga stabilitas harga.
Salah satunya melalui pelaksanaan pasar murah dan pasar penyeimbang yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.
Program tersebut mencakup penjualan sembako hingga elpiji guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan sehari-hari dengan harga yang relatif stabil.
Selain itu, DPRD juga berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan barang sekaligus memantau langsung perkembangan harga di lapangan menjelang puncak kebutuhan Lebaran.
“Harapan kami, masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan kebutuhan dapur hingga Idulfitri,” katanya.
Di sisi lain, Fauzi juga menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan BBM.
Ia memastikan bahwa berdasarkan informasi yang diterima dari pemerintah pusat, pasokan BBM dipastikan cukup hingga masa Lebaran.
Karena itu, warga diminta tidak terpancing melakukan antrean panjang di SPBU seperti yang sempat terjadi di beberapa daerah lain akibat kekhawatiran kekurangan BBM.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan atau membeli BBM bersubsidi untuk dijual kembali secara eceran karena hal tersebut melanggar aturan.
DPRD Balikpapan, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas pengecer BBM agar distribusi tetap tepat sasaran. (*/ADV/DPRD Balikpapan/jan)














