BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Upaya mempertahankan predikat sebagai salah satu kota terbersih di Indonesia kembali digaungkan DPRD Kota Balikpapan.
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Muhammad Taqwa, mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersihan sebagai bentuk tanggung jawab kolektif.
Ajakan tersebut, kata Taqwa, sejalan dengan arahan Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi kepala daerah se-Indonesia, yang menekankan pentingnya menghadirkan lingkungan bersih dan tertata demi mendukung daya tarik daerah, termasuk sektor pariwisata.
“Indonesia harus tampil menarik, salah satunya melalui lingkungan yang bersih dan tertata. Ini menjadi arahan Presiden kepada kita semua, termasuk menjaga kebersihan di kawasan destinasi wisata, pantai, fasilitas umum dan fasilitas sosial,” ujar Taqwa, Jumat 20 Februari 2026.
Menurutnya, menjaga kebersihan tidak harus menunggu program besar. Langkah sederhana seperti gotong royong membersihkan lingkungan sekitar dinilai sudah memberi dampak nyata.
“Minimal dari lingkungan kita masing-masing. Gotong royong, bakti sosial, membersihkan fasilitas umum dan ruang publik. Ini bentuk aksi nyata yang bisa dilakukan semua pihak,” katanya.
Ia menambahkan, Partai Gerindra konsisten mendukung gerakan kebersihan melalui kegiatan sosial dan bakti lingkungan.
Semangat tersebut juga sejalan dengan imbauan Kementerian Lingkungan Hidup yang menekankan pentingnya menjaga fasilitas publik agar tetap asri dan nyaman.
Taqwa menilai, lingkungan yang bersih akan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, terutama di kawasan pasar dan pusat ekonomi.
Kenyamanan pengunjung, lanjutnya, akan mendorong kelancaran aktivitas jual beli.
“Kalau lingkungan bersih, pengunjung merasa nyaman. Ibu-ibu yang ke pasar juga nyaman. Pada akhirnya aktivitas usaha masyarakat menjadi lebih lancar,” jelasnya.
Sebagai kota yang identik dengan raihan Adipura, Balikpapan disebut memiliki tanggung jawab moral untuk mempertahankan reputasi tersebut.
Ia menegaskan, menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan kewajiban bersama.
“Balikpapan ini identik dengan Adipura. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” tegasnya.
Taqwa pun mengajak pelaku usaha, khususnya di kawasan pasar, untuk lebih disiplin menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya dan merawat area usaha.
“Mari kita bantu pemerintah dari lingkungan kita sendiri. Tidak ada lagi tawar-menawar soal kebersihan. Ini harus dilakukan bersama,” pungkasnya.
Dengan semangat gotong royong yang terus diperkuat, DPRD optimistis Balikpapan mampu menjaga kebersihan, keindahan, dan ketertiban kota sebagai kebanggaan bersama. (*/ADV/DPRD Balikpapan/jan)














