BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Puskesmas Damai menghadirkan inovasi unggulan bertajuk CEKATAN (Cegah Kanker Serviks Sejak Dini) pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang digelar di kawasan Grand City Balikpapan, Minggu 23 November 2025.
Dokter internship Puskesmas Damai, dr. Shareen Nabilla Indania, menyebut inovasi ini sebagai bagian dari komitmen memperkuat edukasi dan cakupan imunisasi HPV bagi remaja.
Menurut dr. Shareen, inovasi CEKATAN selaras dengan tema HKN tahun ini, yakni “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”.
Fokus utamanya ditujukan pada kelompok usia produktif muda, khususnya anak-anak dan remaja.
“Imunisasi HPV sudah menjadi program nasional sejak 2023 dan menyasar usia 9 sampai 14 tahun. Jadi sangat sejalan dengan tema HKN yang menekankan kesehatan generasi masa depan,” jelasnya diwawancarai di lokasi kegiatan.
Program CEKATAN mulai dijalankan penuh oleh Puskesmas Damai tahun ini. Terobosan tersebut bukan hanya berupa pemberian vaksin, tetapi juga pendekatan komunikasi dan edukasi yang lebih intensif di sekolah-sekolah.
Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan penerimaan imunisasi HPV.
“Beberapa waktu lalu masih ada sekolah yang belum bersedia dilakukan imunisasi. Tapi setelah kami melakukan pendekatan melalui program CEKATAN, mulai dari sosialisasi, penyuluhan, sampai edukasi risiko kanker serviks, sekolah tersebut akhirnya bersedia melaksanakan imunisasi,” ungkap dr. Shareen.
Ia menegaskan bahwa kunci keberhasilan program imunisasi bukan hanya ketersediaan vaksin, tetapi juga pemahaman masyarakat. Karena itu, Puskesmas Damai mengutamakan sosialisasi sebagai langkah awal sebelum pelaksanaan imunisasi.
Edukasi disampaikan langsung kepada pihak sekolah, guru, orang tua, hingga para peserta didik dengan penjelasan yang mudah dipahami.
“Pendekatan kami adalah memastikan semua pihak paham dulu. Setelah sosialisasi, barulah kami melakukan imunisasi. Dengan cara ini, penerimaan lebih baik dan cakupan imunisasi meningkat,” tambahnya.
Melalui inovasi CEKATAN, Puskesmas Damai berharap upaya pencegahan kanker serviks dapat dimulai sejak dini dan memberikan perlindungan jangka panjang bagi generasi muda Balikpapan. (*/ADV/jan)














