BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Layanan Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan HIV (PDP) kini tersedia di 15 Puskesmas di Kota Balikpapan, salah satunya di Puskesmas Klandasan Ilir.
Layanan ini dirancang agar mudah dijangkau oleh masyarakat dan mendukung upaya pencegahan serta pengobatan HIV secara lebih optimal.
Kepala UPTD Puskesmas Klandasan Ilir, dr. Rusna Azizah Aziz, menjelaskan bahwa fasilitas di puskesmas telah dilengkapi dengan tenaga medis dalam penanganan HIV.
“Di sini ada dokter yang memang expert dalam penanganan HIV, sehingga pasien merasa nyaman dan banyak yang memilih tetap berobat di Klandasan Ilir,” ujarnya, Rabu 19 November 2025.
Sejauh ini, Puskesmas Klandasan Ilir menangani kurang lebih 100 pasien. Layanan yang diberikan berfokus pada pengobatan HIV tanpa komplikasi, termasuk pemberian terapi antiretroviral (ARV) untuk memperlambat perkembangan virus.
“Pelayanan kami sudah berjalan. Sejauh ini ada 100 lebih pasien,” ungkapnya.
Diketahui, HIV atau Human Immunodeficiency Virus merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.
Serangan virus ini melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi dan penyakit, sehingga pengidapnya menjadi rentan terhadap berbagai infeksi.
Meskipun belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan HIV, pengobatan yang tersedia dapat memperlambat perkembangan penyakit dan memungkinkan penderita menjalani kehidupan yang lebih normal.
Ketika HIV mencapai tahap akhir, kondisi ini dikenal sebagai AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome), di mana tubuh hampir kehilangan kemampuan untuk melawan infeksi.
Puskesmas Klandasan Ilir tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga memberikan edukasi dan dukungan bagi pasien agar tetap menjalani pola hidup sehat dan mengikuti pengobatan secara rutin.
“Kami memastikan pasien mendapatkan layanan yang nyaman dan terpercaya, sehingga mereka tetap termotivasi untuk menjaga kesehatannya,” terang dr. Rusna.
Dengan layanan HIV yang hadir di puskesmas, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses pengobatan dan dukungan, serta semakin sadar pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit menular ini.
Program ini menjadi bagian penting dari upaya Kota Balikpapan dalam menekan penyebaran HIV dan meningkatkan kualitas hidup pasien. (*ADV/jan)














