BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan terus mendorong sanggar seni lokal agar tidak hanya tampil di tingkat kota, tetapi juga mampu menembus kancah nasional dan internasional.
Kepala Disporapar, Ratih Kusuma, mengatakan pihaknya memberi ruang dan panggung bagi pelaku seni lokal untuk menampilkan kreativitas dan kearifan lokal dalam berbagai event pariwisata.
“Kami punya wadah untuk meningkatkan kunjungan wisata melalui atraksi-atraksi budaya. Salah satunya dengan menggandeng sanggar seni agar kreativitas lokal bisa tampil di berbagai destinasi,” ujarnya, Kamis malam, 6 November 2025.
Saat ini, terdapat 13 sanggar seni yang berada di bawah naungan program Pesona Balikpapan. Namun di luar itu, masih banyak sanggar lain yang terus berkembang dan berpotensi untuk diajak berkolaborasi.
“Kami rutin melakukan evaluasi setiap akhir tahun. Biasanya kami undang semua sanggar untuk menilai perkembangan mereka. Banyak juga sanggar baru yang kami arahkan agar melengkapi legalitas seperti NIB dan struktur kepengurusan agar kerja sama bisa lebih profesional,” jelasnya.
Ratih berharap seluruh sanggar di Balikpapan memiliki standar administrasi yang jelas, tempat latihan tetap, serta jadwal pertunjukan yang konsisten sehingga mudah diajak kerja sama dalam kegiatan pariwisata.
“Kami ingin mereka punya semangat tampil di level nasional bahkan internasional. Semakin sering mereka diberi ruang, kreativitasnya akan semakin berkembang,” tuturnya.
Disporapar berkomitmen menjadikan seni dan budaya lokal sebagai bagian penting dari promosi pariwisata kota.
Dengan dukungan pelatihan dan ruang ekspresi, sanggar seni Balikpapan diharapkan mampu menjadi duta budaya yang membanggakan daerah. (*/ADV/Disporapar Balikpapan/jan)



