BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Dalam kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Rumah Jabatan Wali Kota pada Selasa malam, 4 Maret 2025, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengajak masyarakat untuk meningkatkan sikap saling menghargai dan menjaga toleransi selama bulan suci Ramadan.
“Terutama bagi pemilik rumah makan, sebaiknya tidak membuka secara terang-terangan,” ujar Rahmad Mas’ud.
Ia juga mengingatkan masyarakat yang tidak menjalankan ibadah puasa agar tidak secara sengaja memamerkan makanan di tempat umum atau mengunggahnya ke media sosial.
Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari penghormatan terhadap umat Muslim yang sedang berpuasa.
“Hargai dan hormati mereka yang beribadah, sebagai wujud toleransi kita dalam menjaga ukhuwah,” jelasnya.
Selain mengimbau terkait sikap saling menghormati, Rahmad juga menyoroti perilaku anak-anak muda yang kerap melakukan aktivitas terlarang, seperti balap liar.
Meskipun penindakan aksi ini berada dalam kewenangan kepolisian, ia tetap meminta masyarakat untuk tidak terlibat dalam kegiatan yang merugikan.
“Kami imbau agar tidak melakukan balap liar. Itu hanya akan merugikan diri sendiri dan bisa menyusahkan orang lain, termasuk keluarga,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa balapan liar tidak memberikan manfaat, tetapi justru berisiko menimbulkan kecelakaan yang bisa berdampak luas, baik secara fisik maupun materiil.
“Kalau sampai terjadi kecelakaan, bukan hanya pelaku yang merasakan dampaknya, tapi juga orang tua dan keluarga mereka,” tambahnya.
Rahmad juga menyoroti fenomena perang sarung yang kembali marak di bulan Ramadan, serta tren balap lari liar di jalan umum.
Ia mengingatkan bahwa meskipun lari merupakan aktivitas olahraga yang menyehatkan, balapan di jalan raya dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
“Kalau ingin balap lari, nanti ada wadahnya. Kita bisa adakan secara resmi di BSSC Dome, seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rahmad mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Balikpapan telah berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Kapolresta Balikpapan untuk memastikan ketertiban umum selama Ramadan.
“Sudah ada rapat koordinasi. Kami sepakat untuk menindak segala hal yang mengganggu ketertiban umum dan mengurangi kekhusyukan ibadah,” pungkasnya. (*/ADV/Diskominfo Balikpapan/jan)














