• Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
No Result
View All Result
Seputar Kata
  • Balikpapan
  • Samarinda
  • PPU
  • Bontang
  • Kutim
  • Kukar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Advetorial
Seputar Kata
  • Home
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Balikpapan
  • PPU
  • Samarinda
  • Kutim
  • Kukar
  • Bontang
No Result
View All Result
Seputar Kata
No Result
View All Result
Home Olahraga

Persiba Bisa Hilang dari Balikpapan

admin by admin
Maret 6, 2025
in Olahraga
0
Persiba Bisa Hilang dari Balikpapan

Oplus_131072

333
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Euforia keberhasilan Persiba Balikpapan kembali ke Liga 2 Indonesia masih terasa di kalangan pecinta sepak bola Kota Minyak. Harapan untuk melihat Beruang Madu -julukan Persiba- kembali berlaga di kasta tertinggi semakin membara.

Namun, di tengah semangat itu, ada satu pertanyaan besar yang mengganjal. Bagaimana masa depan Persiba ke depan?.

Di antara mereka yang paling peduli dengan nasib Persiba adalah Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri. Sejak awal, ia bersama Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, telah berjuang untuk mengangkat kembali Persiba dari keterpurukan.

Namun, ada satu hal yang membuatnya resah—Persiba kini bukan lagi milik orang Balikpapan ataupun Pemerintah Kota Balikpapan, melainkan dikelola oleh pihak luar.

“Persiba ini bukan lagi milik kita sepenuhnya. Saat ini dikelola teman dari Jakarta. Saya hanya diminta membantu agar Persiba bisa naik lagi. Tapi jujur, ada kekhawatiran besar bahwa klub ini bisa saja berpindah tangan atau bahkan pindah kandang,” kata Alwi pada Rabu 5 Maret 2025.

Sebagai salah satu figur yang berperan dalam membantu Persiba, Alwi mengungkapkan bahwa kepemilikan klub yang berada di luar Balikpapan membuat pemerintah dan masyarakat sulit memiliki kontrol penuh.

“Kami ingin Persiba tetap di Balikpapan. Ini bukan hanya soal sepak bola, tapi juga sejarah dan kebanggaan kota ini. Kalau tiba-tiba dijual, lalu bagaimana nasib suporter? Bagaimana dengan harapan masyarakat yang ingin melihat klub ini kembali berjaya?” lanjutnya.

Alwi dan Rahmad Mas’ud memang bukan pemilik saham mayoritas Persiba. Saat ini, saham terbesar dipegang oleh seorang pengusaha asal Jakarta. Untuk itu, Alwi berencana mengadakan pertemuan dengan sang pemilik guna membicarakan masa depan klub.

“Kami harus duduk bersama dan berbicara secara terbuka. Kalau memang Persiba tetap di Balikpapan, kita siap mendukung. Tapi kalau ada rencana lain, kita harus cari jalan keluar agar klub ini tetap berada di tangan yang tepat,” ujarnya.

Sebelumnya, Alwi sempat menawarkan skema kepemilikan saham 50:50 agar Pemerintah Kota Balikpapan dan masyarakat bisa ikut mengelola klub secara lebih leluasa.

Namun, pemilik hanya bersedia melepas 30 persen saham, yang dirasa masih kurang untuk memastikan stabilitas jangka panjang.

“Kalau kita mau membawa Persiba naik ke Liga 1, harus ada kejelasan kepemilikan. Jangan sampai kita biayai besar-besaran, tapi di kemudian hari malah dijual ke pihak lain. Kita belajar dari pengalaman Pusam yang akhirnya berubah menjadi Bali United. Kami tidak ingin itu terjadi di sini,” tegas Alwi.

Di balik segala ketidakpastian, satu hal yang pasti kecintaan warga Balikpapan terhadap Persiba tidak pernah pudar. Klub ini bukan hanya sekadar tim sepak bola, tetapi juga bagian dari identitas dan kebanggaan kota.

Alwi berharap agar kepemilikan Persiba bisa kembali ke tangan masyarakat Balikpapan, baik melalui pemerintah kota maupun konsorsium lokal. Dengan begitu, klub ini bisa dikelola secara lebih transparan dan berorientasi jangka panjang.

“Saya ingin melihat Persiba naik ke Liga 1, bukan hanya untuk beberapa musim, tapi bertahan sebagai tim yang solid. Dan yang terpenting, saya berharap Persiba tidak dijual ke luar daerah. Kalau bisa, kembalikan saja lagi ke ibu pertiwi,” tutupnya.

Akankah Persiba bertahan sebagai klub kebanggaan Balikpapan? Ataukah ada risiko klub ini berpindah tangan? Yang jelas, perjuangan untuk menjaga warisan sepak bola kota ini masih terus berlanjut. (*/jan)

Tags: Persiba Balikpapan
Share133Tweet83Share23
Previous Post

Pemkot Balikpapan Percepat Penurunan Stunting, Fokus pada Edukasi dan Intervensi Gizi

Next Post

PPU Dorong Sekolah Ramah Lingkungan, 54 Sekolah Raih Predikat Adiwiyata

admin

admin

Next Post
Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan DLH PPU, Nuryulianita

PPU Dorong Sekolah Ramah Lingkungan, 54 Sekolah Raih Predikat Adiwiyata

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) PPU, Nicko Herlambang

Rencana Pemekaran Kecamatan di PPU Masih Tertahan, Kajian Regulasi Berlanjut

Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU, Nuryulianita.

SDN 013 Giri Mukti Bidik Adiwiyata ASEAN, Siap Hadapi Tantangan Standar Eco School

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Website Berita Resmi - Seputar Kata

Kategori

  • Advetorial
  • Balikpapan
  • Bontang
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kukar
  • Kutim
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Parlementaria
  • Peristiwa
  • Politik
  • PPU
  • Samarinda
  • Umum
  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan

© 2023 Seputar Kata - Website Berita Resmi

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Balikpapan
  • PPU
  • Samarinda
  • Kutim
  • Kukar
  • Bontang

© 2023 Seputar Kata - Website Berita Resmi