PENAJAM, Seputarkata.com – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Zainal Arifin, membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) PPU.
Acara yang diadakan di Aula Kantor Bupati pada 13 Oktober 2024 ini, bukan hanya menjadi ajang pertemuan wirausahawan muda, tetapi juga menjadi simbol pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan para pelaku bisnis muda dalam mendorong kemajuan ekonomi lokal.
Dalam sambutannya, Zainal menyampaikan bahwa kewirausahaan merupakan kunci utama dalam menggerakkan roda perekonomian.
Ia menyadari bahwa pertumbuhan atau kemunduran ekonomi suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh keberadaan dan peran wirausahawan.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa generasi muda, sebagai penggerak inovasi, perlu didorong dan didukung untuk berani memasuki dunia usaha.
“Kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada kemampuan wirausahawan dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru, terutama di era digital dan globalisasi seperti saat ini,” ujarnya.
Maka dari itu, lanjutnya, HIPMI berperan penting sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan wirausahawan yang profesional, inovatif, dan berdaya saing.
Zainal juga mengapresiasi tema Muscab ke-IV ini ‘HIPMI BANGKIT PPU MAJU’. yang mencerminkan semangat kebangkitan ekonomi daerah melalui kewirausahaan.
Baginya, tema tersebut tidak hanya sebatas slogan, tetapi sebuah strategi konkret untuk membangun sinergi antar pelaku usaha dengan pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten PPU yang maju, modern, dan religius.
Dalam kesempatan itu, ia mengajak wirausahawan berpengalaman untuk turut memberikan bimbingan kepada generasi muda yang masih mencari jalan di dunia bisnis.
“Kita perlu merubah mindset generasi muda, dari yang tadinya fokus mencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. Ini akan menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.
Kehadiran wirausahawan muda diharapkan menjadi motor penggerak utama yang mampu menekan angka pengangguran, serta membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, tidak hanya untuk masyarakat PPU, tetapi juga untuk wilayah-wilayah di sekitarnya.
Dengan semakin banyaknya wirausahawan, ekonomi lokal diharapkan dapat semakin kuat dan tangguh menghadapi tantangan global.
“Terima kasih kepada anggota HIPMI yang sudah berkontribusi dalam mendorong perekonomian daerah. Mari kita bersama-sama meningkatkan sektor UMKM melalui inovasi dan pembinaan, agar PPU terus tumbuh dan berkembang,” pungkas Zainal.
Acara Muscab ini menjadi momentum penting bagi para wirausahawan muda untuk saling berkolaborasi dan menggali potensi yang dimiliki daerah.
Dengan komitmen bersama antara pemerintah dan pengusaha muda, PPU dapat terus berinovasi dan melangkah maju sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur. (*/ADV/DiskominfoPPU/jan)



