BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Kehamilan merupakan momen istimewa yang membahagiakan bagi pasangan yang menantikan kehadiran buah hati.
Di Puskesmas Klandasan Ilir, dr. Rusna Azizah Aziz, Kepala Puskesmas, menegaskan bahwa pemeriksaan USG (Ultrasonografi) kini bisa diakses oleh siapa saja, tanpa terbatas oleh wilayah kerja puskesmas.
“USG sudah bukan hal yang wah lagi. Siapa pun yang datang, kami layani, termasuk yang belum pernah melakukan pemeriksaan,” kata dr. Rusna, Selasa 25 November 2025
Pemeriksaan USG menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk melihat kondisi janin di dalam kandungan, mendeteksi detak jantung, hingga memperkirakan tanggal kelahiran.
Selain USG, Puskesmas Klandasan Ilir mendorong ibu hamil untuk melakukan minimal enam kali pemeriksaan rutin selama masa kehamilan, yang dibagi menjadi, satu kali di trimester pertama, dua kali di trimester kedua, dan tiga kali di trimester ketiga.
Dari enam kunjungan ini, minimal dua pemeriksaan dilakukan oleh dokter, termasuk pemeriksaan USG pada kunjungan pertama dan kelima.
Melalui pemeriksaan rutin ini, calon ibu dan ayah dapat memperoleh informasi penting, antara lain jumlah janin di dalam kandungan, kelainan genetik tertentu yang bisa dideteksi lebih dini, dan konfirmasi kelangsungan hidup janin melalui deteksi detak jantung.
Kemudian penentuan lokasi kehamilan, apakah berada di dalam atau luar rahim, serta perkiraan hari lahir untuk persiapan persalinan.
Menurut dr. Rusna, pemeriksaan rutin ini tidak hanya memberikan rasa aman bagi calon orang tua, tetapi juga membantu tenaga kesehatan melakukan intervensi lebih cepat jika ditemukan masalah kesehatan pada ibu atau janin.
Puskesmas Klandasan Ilir menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan kehamilan.
“Ayo rutin periksa kehamilan. Pemeriksaan ini sangat penting untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi tetap optimal,” ujar dr. Rusna.
Dengan layanan USG yang mudah diakses dan pemeriksaan kehamilan yang terjadwal, Puskesmas Klandasan Ilir berkomitmen mendukung kehamilan aman dan persalinan sehat, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Balikpapan. (*/ADV/jan)



