BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Pengelola Program Imunisasi Puskesmas Damai, Wahyu Widyawati, menyampaikan harapannya agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya imunisasi untuk melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin.
“Harapannya, melalui sosialisasi dan inovasi yang kami lakukan, termasuk lewat media sosial, capaian imunisasi dapat meningkat dan lebih banyak anak terlindungi,” ujar Wahyu, Rabu 19 November 2025.
Ia menekankan bahwa penolakan imunisasi masih menjadi tantangan. Menurut Wahyu, pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan setelah anak sakit.
“Jangan sampai menunggu anak sakit baru ingin diimunisasi. Imunisasi adalah langkah pencegahan dini yang sangat penting,” tambahnya.
Selain itu, Wahyu mengingatkan bahwa imunisasi diberikan secara gratis dan merupakan hak setiap anak.
“Sangat disayangkan jika orang tua menolak imunisasi, padahal ini adalah hak anak untuk terlindungi dari penyakit berbahaya,” tegasnya.
Puskesmas Damai terus mengembangkan metode edukasi agar lebih menarik dan menjangkau masyarakat luas.
Wahyu menekankan pentingnya kesadaran kolektif dari masyarakat, orang tua, dan lingkungan sekitar.
Perlindungan anak melalui imunisasi tidak hanya menyelamatkan individu, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan komunitas secara keseluruhan.
“Imunisasi adalah hak anak, gratis, dan sangat penting untuk pencegahan penyakit. Semoga ke depan tidak ada lagi anak yang kehilangan kesempatan mendapatkan perlindungan ini,” pungkas Wahyu. (*/ADV/jan)



