BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Peran kader di Puskesmas Damai menjadi ujung tombak dalam program imunisasi bagi anak-anak dan balita.
Pengelola Program Imunisasi Puskesmas Damai, Wahyu Widyawati, menegaskan bahwa keterlibatan kader sangat penting dalam memastikan seluruh anak mendapatkan imunisasi lengkap.
“Peran kader sudah sangat baik. Mereka bertugas mengumpulkan laporan imunisasi, mendata anak usia 0–59 bulan, dan mencatat anak yang belum diimunisasi, orang tua yang menolak, atau imunisasi yang belum lengkap,” ujar Wahyu, Rabu 19 November 2025.
Data yang dikumpulkan kader menjadi dasar puskesmas untuk melakukan monitoring dan perencanaan program imunisasi lebih tepat sasaran.
Selain pendataan, kader juga aktif mendampingi petugas puskesmas saat sweeping imunisasi di posyandu.
Mereka terlibat langsung dalam kunjungan rumah untuk kasus khusus, seperti campak atau difteri, sehingga hubungan dengan masyarakat lebih dekat dan efektif.
“Kader adalah ujung tombak kami yang paling dekat dengan masyarakat. Kehadiran mereka membantu memastikan anak-anak tetap terlindungi,” tambah Wahyu.
Untuk meningkatkan kemampuan kader, Puskesmas Damai secara rutin mengadakan pelatihan dan mini lokakarya lintas sektor.
Kegiatan ini diadakan empat kali setahun dan membekali kader dengan informasi terbaru tentang imunisasi, termasuk vaksin baru seperti PCV dan Rotavirus.
Wahyu menjelaskan bahwa pelatihan ini penting agar kader selalu up-to-date dan mampu memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat.
“Kami membimbing kader agar mereka paham semua jenis vaksin dan prosedur pemberian imunisasi. Dengan begitu, mereka bisa mendampingi keluarga secara optimal,” ungkapnya.
Keterlibatan kader tidak hanya memperluas jangkauan program imunisasi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat.
Pendekatan yang lebih personal membuat orang tua lebih percaya dan mau membawa anak mereka untuk imunisasi, sehingga cakupan imunisasi di wilayah kerja Puskesmas Damai terus meningkat.
Dengan dukungan kader yang terlatih dan berkomitmen, Puskesmas Damai mampu menjalankan program imunisasi secara efektif, sekaligus membentuk kekebalan kelompok untuk melindungi anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah melalui vaksin. (*/ADV/jan)



