BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah kota dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat sekaligus mempertahankan karakter lokal Balikpapan.
Menurutnya, setiap kebijakan yang diadopsi dari luar daerah harus disesuaikan dengan kondisi dan nilai kearifan lokal agar relevan dan efektif.
“Tentu sebagai salah satu tupoksi di DPRD, kami menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan kedewanan. Banyak hal dari daerah lain yang bisa kita bawa ke Balikpapan, tapi harus disesuaikan dengan karakteristik kota ini,” ujar Gasali, Jumat 7 November 2025.
Ia menjelaskan, DPRD Balikpapan kerap melakukan kerja sama dan studi banding dengan pemerintah daerah lain untuk mencari referensi kebijakan terbaik.
Tujuannya tidak sekadar meniru, melainkan memperkaya inovasi lokal yang mencakup aspek sosial, budaya, dan lingkungan.
Dengan begitu, pembangunan di Balikpapan tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan kualitas hidup masyarakat.
“Balikpapan punya keunikan tersendiri. Jadi, setiap kebijakan atau inovasi dari luar harus disinergikan agar sesuai dengan nilai-nilai dan budaya yang sudah tertanam di masyarakat kita,” tambah Gasali.
Selain itu, Gasali menekankan pentingnya keterlibatan warga dalam setiap proses kebijakan. Ia menilai komunikasi dua arah antara pembuat kebijakan dan masyarakat menjadi kunci agar keputusan yang diambil benar-benar membawa manfaat.
Partisipasi publik, kata Gasali, juga mendorong transparansi dan meningkatkan rasa memiliki warga terhadap kebijakan yang diterapkan.
Dengan pendekatan ini, DPRD berharap setiap program pembangunan dan kebijakan yang dijalankan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mempertahankan identitas lokal.
Gasali menegaskan bahwa kearifan lokal Balikpapan merupakan kekuatan utama yang harus dijaga agar kota ini terus berkembang tanpa kehilangan jati dirinya.
“Sinergi antara DPRD dan pemerintah kota, dengan melibatkan masyarakat, adalah kunci agar Balikpapan bisa maju, modern, tetapi tetap menghargai nilai-nilai lokal yang sudah menjadi fondasi kita,” pungkas Gasali.
Melalui komitmen ini, DPRD Balikpapan berupaya menciptakan kebijakan yang inklusif, berkelanjutan, dan selaras dengan aspirasi warga, sekaligus menjaga identitas budaya yang menjadi ciri khas kota minyak. (*/ADV/DPRD Balikpapan/jan)



