BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Menyambut bulan suci Ramadhan 2025 dan dalam rangka memperingati hari ulang tahun(HUT) ke-128 Kota Balikpapan, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Perdagangan menyelenggarakan Pasar Murah di Aula Kantor Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan.
Kegiatan yang berlangsung mulai Senin, 24-28 Februari 2025 ini bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi di kota Minyak -julukan Balikpapan-.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, mengatakan bahwa penyelenggaraan Pasar Murah ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi kenaikan harga menjelang Ramadhan.
“Di Pasar Murah ini tersedia beras, gula, tepung, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga di bawah pasar. Pelaksanaan kegiatan ini didukung penuh oleh Pertamina Patra Niaga, Bulog, DP3, Bank Indonesia, Bank Kaltimtara, serta 20 tenant distributor,” ungkapnya.
Haemusri menambahkan, tujuan lain dari kegiatan ini adalah meningkatkan daya beli masyarakat yang sempat tertekan akibat fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Selain itu, pasar murah ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi yang selama ini diupayakan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama Dinas Perdagangan.
“Sepanjang tahun 2024, inflasi Balikpapan tercatat sebesar 1,11 persen, terendah di Kalimantan Timur. Di Januari 2025, angka inflasi masih tetap rendah dan berada di bawah standar nasional. Ini menunjukkan upaya kami dalam menjaga stabilitas harga cukup berhasil,” jelas Haemusri.
Peran Perumda Manuntung Sukses dalam program pengendalian inflasi ini juga tak kalah penting melalui toko penyeimbang yang membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah, dapat memperoleh kebutuhan pokok tanpa harus terbebani harga yang melonjak jelang Ramadhan,” tambahnya.
Selain menjual bahan pangan pokok, pasar murah ini juga menawarkan minyak goreng dan produk kebutuhan harian lainnya. Kehadiran pasar murah disambut antusias warga. Banyak dari mereka yang merasa terbantu dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
“Harga di sini lebih murah dari pasar biasa, sangat membantu kami menjelang Ramadhan,” ujar Siti, salah satu warga yang berbelanja di lokasi.
Haemusri memastikan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan, tidak hanya saat momen tertentu.
“Pemerintah berkomitmen untuk terus berupaya menjaga kestabilan harga melalui sinergi dengan berbagai pihak. Dengan begitu, masyarakat Balikpapan dapat menjalani Ramadhan dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga sembako,” tutupnya. (*/ADV/Diskominfo Balikpapan/jan)



