BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Sebanyak 24 finalis putra dan putri terpilih dalam ajang Pemilihan Duta Wisata Manuntung Balikpapan 2025.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan ini bertujuan mencetak generasi muda yang mampu mempromosikan potensi pariwisata kota secara lebih luas.
Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma, mengungkapkan bahwa peran duta wisata tidak sekadar menjadi ikon daerah, tetapi juga komunikator yang efektif. Mereka diharapkan dapat memperkenalkan keindahan dan keunikan destinasi Balikpapan di tingkat lokal maupun nasional.
“Kami berharap para finalis menjadi wajah pariwisata Balikpapan yang inspiratif dan dapat memanfaatkan berbagai platform komunikasi untuk menarik minat wisatawan,” ujar Ratih saat diwawancarai, Minggu, 23 Februari 2025.
Untuk menunjang peran tersebut, para finalis akan mengikuti serangkaian pelatihan. Materi yang diberikan meliputi pengetahuan budaya lokal, keterampilan komunikasi publik, hingga pemanfaatan media sosial.
Pelatihan ini bertujuan membekali para finalis agar mampu mempromosikan destinasi unggulan seperti Pantai Manggar, Melawai, Pasar Tumpah, Hutan Mangrove Kariangau, hingga ragam kuliner khas Balikpapan.
Ratih menambahkan, duta wisata terpilih nantinya tidak hanya berfokus pada promosi pariwisata. Mereka juga akan dilibatkan dalam berbagai agenda pemerintah daerah yang berkaitan dengan pengembangan sektor pariwisata, kebudayaan, dan kepemudaan.
“Keterlibatan aktif mereka diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pariwisata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” jelasnya.
Partisipasi generasi muda dalam ajang ini menjadi bukti nyata bahwa peran mereka sangat vital dalam mendukung sektor pariwisata.
Duta Wisata Manuntung diharapkan dapat menjadi jembatan antara pemerintah, pelaku wisata, dan masyarakat untuk memajukan potensi lokal.
Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi dari para finalis, Balikpapan optimistis dapat semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur.
Keberadaan duta wisata ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan sektor pariwisata yang berkelanjutan. (*/ADV/DiskominfoBalikpapan/jan)



