PENAJAM, Seputarkata.com – Kawasan Pantai Nipah-Nipah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi pusat perhatian akhir-akhir ini, karena maraknya kegiatan hiburan ilegal.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin, menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi ini dan menekankan pentingnya penegakan aturan secara adil dan tegas.
Raup Muin menyoroti perlunya konsistensi dalam penegakan hukum untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah tersebut.
“Penegakan hukum di Pantai Nipah-Nipah harus dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku, tanpa pengecualian,” katanya, Rabu (28/2/2024).
DPRD PPU berkomitmen untuk memantau perkembangan situasi di Pantai Nipah-Nipah.
Selain itu, DPRD juga mendukung langkah-langkah yang diambil oleh pihak terkait untuk menegakkan aturan demi menjaga ketertiban dan keamanan wilayah tersebut.
“Jangan membiarkan sesuatu menjadi penyakit bagi masyarakat dan kita biarkan seakan-akan menutup mata, tetapi jangan juga diperlakukan hal berbeda dengan tempat lain, hukum itu harus diperlakukan sama secara adil,” tambah Raup Muin.
Raup Muin kembali menekankan bahwa segala tindakan yang dilakukan haruslah mengacu pada aturan yang berlaku.
“Semua ini kan selalu mengacu pada aturan, tidak ada kebijakan hanya berdasarkan rasa senang atau tidak senang tetapi harus mengacu kepada aturan seperti perda atau UU yang di atasnya yang lebih tinggi. Itu yang harus kita jadikan pedoman untuk melakukan action sekaligus eksekusi di lapangan,” paparnya. (*/ADV/jan)



